Showing posts with label Seputar IT. Show all posts
Showing posts with label Seputar IT. Show all posts

Friday, April 9, 2021

Plagiarisme : Definisi dan Penyebab Mengapa Plagiarisme Banyak Terjadi

Beberapa tindakan plagiat terjadi di sekitar kita. Tentu saja hal ini cukup menjadi perhatian kita semua, sehingga menjadi sangat penting bagi kita untuk mengantisipasi tindakan ini. Tindakan plagiat akan mencoreng dan memburamkan dunia akademis kita dan tidak berlebihan jika plagiarisme dikatakan sebagai kejahatan intelektual. Ada beberapa alasan pemicu atau faktor pendorong terjadinya tindakan plagiat yaitu:

1.       Terbatasnya waktu untuk menyelesaikan sebuah karya ilmiah yang menjadi beban tanggungjawabnya. Sehingga terdorong untuk copy-paste atas karya orang lain.

2.       Rendahnya minat baca dan minat melakukan analisis terhadap sumber referensi yang dimiliki.

3.       Kurangnya pemahaman tentang kapan dan bagaimana harus melakukan kutipan.

4.       Kurangnya perhatian dari guru ataupun dosen terhadap persoalan plagiarisme.

Apapun alasan seseorang melakukan tindakan plagiat, bukanlah satu pembenaran atas tindakan tersebut.

Tidaklah mudah untuk mengatakan apakah suatu karya “ya” atau “tidak” mengandung unsur plagiat. Sehingga menjadi penting bagi kita untuk memahami definisi plagiarisme dari berbagai sumber.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun 2010 dikatakan:

“Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai”

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) disebutkan:

“Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat) sendiri”.

Menurut Oxford American Dictionary dalam Clabaugh (2001) plagiarisme adalah:

“to take and use another person’s ideas or writing or inventions as one’s own”

Menurut Reitz dalam Online Dictionary for Library and Information Science (http://www.abc-clio.com/ODLIS/odlis_p.aspx) plagiarisme adalah :

 “Copying or closely imitating take work of another writer, composer etc. without permission and with the intention of passing the result of as original work”


Monday, March 29, 2021

Kupas tuntas Email : Jenis email berdasar format isi, mekanisme pengiriman, bentuk komunikasi


Jenis-jenis email berdasarkan mekanisme pengirimannya di bagi menjadi :

1. POP Mail (Post Office Protocol Mail)

POP mail merupakan sebuah sistem email yang bisa kita terima dari Internet Service Provider (ISP) yang kita gunakan.

2. WEB Mail (Web Based Mail)

Web Mail merupakan email yang berbasis halaman web. Kita bisa mengakses email ini menggunakan browser pada komputer dimana saja, kita bisa mengirim ataupun menerima pesan dengan jaringan internet.

3. Email Forwarding

Email Forwarding merupakan sebuah layanan email untuk mengirim ulang pesan yang masuk ke email tujuan yang kita kehendaki. Maksudnya jika ada email yang masuk dan kita ingin mengirimkan email tersebut kepada orang lain.

Jenis – jenis email berdasarkan format isi :

1. Plain text

Email yang disajikan dalam bentuk format plain text sama sekali tidak memungkinkan kita untuk membuat modifikasi pada tampilan visualnya seperti membuat huruf tebal, membuat miring sebuah teks, mengganti warna, ukuran font, latar belakang atau menambahkan hisasan-hiasan tertentu.

2. HTML

Email yang ditulis dengan format ini memungkinka isinya dibuat lebih variatif, mulai pengaturan huruf, warna dan sebagainya


Perbandingan antara email html dan email plain text berikut ini :

1. Biaya Pembuatan

Biaya pembuatan email html akan jauh lebih banyak dari pada email plain-text. Biaya pembuatan ini bukan hanya dari uang yang dibutuhkan, tetapi juga dari segi waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya. Dalam hal ini email plain-text lebih unggul dari pada email html

2. Kecepatan pengiriman

Email html mengandung banyak media grafis karena itu tidak heran jika ukurannya membesar dan cukup berat ketika dikirim. Sebaliknya email plain-text hanya berisi teks saja yang tentunya berukuran sangat kecil sehingga sangat mudah, ringan dan cepat dalam pengirimannya.

3. Kualitas saat dibaca Offline

Ada kalanya Anda perlu untuk menyimpan email Anda di komputer untuk dibaca-baca kembali nanti saat ada waktu luang. Nah jika Anda menyimpan email html, rata-rata komponen gambar ataupun media lainnya akan hilang sehingga tentu saja ini akan mengganggu Anda saat membacanya. Pada email plain-text tidak ada bagian yang hilang karena hanya berisi kumpulan teks saja.

4. Email yang diterima

Email html ketika dikirimkan ke email lain sering kali komponen didalamnya diblok oleh layanan email penerima, sehingga sering kali email yang didapatkan tidak bisa penuh sesuai dengan keinginan pengirim. Sedangkan email plain-text tidak akan mendapatkan blok dari layanan email penerima sehingga email bisa langsung dibaca.

5. Isi

Dari segi sisi email html memiliki kombinasi yang bagus antara penjelasan dan juga gambar yang mendukung sehingga penerima email bisa mengerti maksud dari sang pengirim. Sedangkan email plain-text hanya berisi penjelasan secara tertulis sehingga harus menjelaskan secara panjang kepada penerima email agar mereka bisa mengerti.

 6. Respon rate

 Tidak bisa dipungkiri lagi, rata-rata email html selalu mendapatkan respon yang baik dari penerimanya. Sang penerima email kemungkinan besar akan membuka link berupa gambar yang diberikan. Sedangkan email plain-text mendapatkan respon yang biasa-biasa saja. Jika isi email Anda tidak menarik maka apa yang Anda berikan di email plain-text tersebut tidak akan dikunjungi

 7. Branding

Jika Anda adalah sebuah perusahaan baik besar atau berupa freelancer, Anda pasti membutuhkan branding untuk membuat Anda lebih mudah diingat. Email html menyediakan fasilitas untuk branding ini naik berupa gambar ataupun animasi sehingga penerima email akan lebih mudah mengingat Anda lain kali. Sedangkan email plain-text tidak memiliki fasilitas lain selain tulisan teks saja, sehingga ini akan membuatnya sulit untuk diingat kembali oleh para penerima email.

Email html dan Email plain-text memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, jadi gunakanlah kedua fasilitas email ini sesuai dengan kebutuhan Anda agar bisa lebih maksimal dalam melakukan promosi produk atau jasa yang Anda tawarkan.

 

Bentuk komunikasi dengan email :

a. point to point

Mengirimkan email langsung ke sebuah alamat email tertentu (japri).

b. carbon copy (CC)

Mengirimkan email ke lebih dari 1 penerima dan masing-masing penerima saling tahu mereka dapat email yang sama. 

c. Blind Carbon Copy (BCC)

Mengirimkan email ke lebih dari 1 penerima dan masing-masing penerima tidak saling tahu mereka dapat email yang sama. 

d. Distribution list

Sebuah cara berkomunikasi dengan menggunakan email secara satu arah. Biasanya dibuat oleh orang yang berkepentitngan untuk menyebarluaskan informasi tertentu akan tetapi tidak mengharapkan adanya repon dari para penerima emailnya.

Friday, March 26, 2021

Email : Sejarah Email (surat Elektronik/Surel)


Email adalah singkatan dari Elektronik Mail atau dalam bahasa Indonesia disebut Surat Elektronik merupakan sarana dalam mengirim surat yang dilakukan melalui media internet. Media internet yang dimaksud bisa melalui komputer atau handphone yang memiliki akses internet. Pada umumnya mengirim surat biasa akan di kenakan biaya ( Membeli Perangko ) namun pada Surat Elektronik hanya dibutuhkan sambungan internet.

Email adalah alamat resmi kita di dunia maya. Dengan menggunakan email kita dapat terhubung dalam berbagai kegiatan internet, seperti bergabung di situs jejaring sosial semisal Facebook dan twitter maka saat pendaftaran akan membutuhkan email. Saat ini, Email telah berkembang hingga memiliki fungsi yang sangat beragam. Mengirim file, foto, video dan Chat dengan teman dan keluarga menjadi lebih muda

Sejarah email dimulai pada tahun 1968, ketika jaringan ARPANET, sejenis internet di zaman sekarang, mulai tumbuh dan berkembang. ARPANET itu sendiri awalnya hanyalah sebuah proyek komunikasi yang dibangun untuk institusi militer dan pendidikan.

Selanjutnya, perkembangan email mulai menunjukkan kemajuan. Seorang insinyur bernama Ray Tomlinson bertugas untuk membuat suatu sistem komunikasi yang kemudian proyek ini dinamakan SNDMSG.

SNDMSG adalah sebuah program yang mampu membuat orang, yang memiliki mesin yang sama, saling berkirim pesan. Tentu saja, Anda tak bisa membandingkannya dengan email di zaman sekarang yang sudah sangat mudah untuk digunakan.

Cara berkirim pesan dalam program ini hampir menyerupai cara Anda saat menulis dan berkirim pesan melalui email. Setelah pesan seleksi ditulis, pesan akan dikirim pada kotak surat yang ada di mesin yang sama.

Perkembangan email terus bergerak maju. Ray Tomlinson terus membuat inovasi dan berhasil membuat SNDMSG mampu mengirim pesan di dalam jaringan ARPANET. Mungkin bisa dibilang ini adalah bentuk email paling lawas.

Surel pertama yang dikirim di dunia ini adalah pesan berbunyi “QWERTYUIOP”. Kemudian pada tahun 1972, Ray kembali mengenalkan sebuah ikon “@” sebagai pemisah antara identitas email dengan domain alamat email.

Awalnya, email adalah sebuah layanan yang berbayar. Salah satu program yang paling terkenal adalah Eudora. Namun, dengan cepat Eudora tergeser dari kedudukannya karena ada program baru yang lebih baik dan gratis, yaitu Netscape dan Internet Explorer.

Sunday, March 21, 2021

14 Hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan komputer


Pada saat ini banyak orang melaksanakan kegiatan secara daring dan  menghabiskan sebagian besar waktu di depan layar komputer baik itu komputer desktop, laptop, tablet, hingga smartphone. 

Dalam penggunaan komputer, pengguna harus memperhatikan posisi tubuh, posisi komputer, pencahayan, dan kondisi ruangan. 

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan komputer antara lain: 

  • Ruangan cukup untuk menyesuaikan kaki dan lengan secara nyaman. 
  • Posisi duduk tegak dan leher lurus. 
  • Jarak komputer dan badan selengan. 
  • Mata sejajar dengan layar komputer. 
  • Posisi kursi nyaman dengan kaki menapak di lantai. 
  • Sesuaikan posisi layar komputer untuk menghindari silau dari lampu atau jendela. 
  • Ketinggian meja sesuai, sehingga siku pengguna bisa ditekuk pada sudut 90 derajat terhadap meja. 
  • Pergelangan tangan dan lengan bawah lurus. 
  • Posisi duduk nyaman, lutut bisa menekuk 90 derajat. 
  • Terdapat tempat untuk mengistirahatkan kaki. 
  • Jaga kebersihan layar. 
  • Gunakan lampu meja agar mudah melihat layar. 
  • Pastikan warna layar mudah dilihat, karakter tajam dan terbaca baik. 
  • Alihkan pandangan dari layar selama 30 detik setiap 30 menit agar mata rileks.

Sumber Penulis : Ashya Ravika Mahar Rhani (kompas.com)

Wednesday, March 17, 2021

10 macam Kejahatan di Internet (Cyber crime) Yang Sering Terjadi


1. Hacking

Adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. Hacker memiliki wajah ganda, ada yang budiman dan ada yang pencoleng.

Perbedaan antara hacker budiman dan hacker pencoleng adalah jika hacker budiman memberi tahu kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat, sehingga bisa “bocor”, agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan mencuri datanya.

2. Cracking

Cracking adalah hacking untuk tujuan jahat. Sebutan untuk cracker adalah hacker bertopi hitam (black hat hacker). Berbeda dengan carder yang hanya mengintip kartu kredit, cracker mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan diri sendiri.

Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, hacker lebih fokus pada prosesnya. Sedangkan cracker lebih fokus untuk menikmati hasilnya.

3. Defacing 

Defacing adalah kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain. Tindakan deface ada yang semata-mata iseng, unjuk kebolehan, pamer kemampuan membuat program, tapi ada juga yang jahat, untuk mencuri data dan dijual kepada pihak lain.

4. Phising

Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.

5. Carding

Carding adalah istilah yang digunakan untuk menyebut penyalahgunaan informasi kartu kredit milik orang lain. Para carder (pelaku carding) biasanya menggunakan akses cartu credit orang lain untuk membeli barang belanjaan secara online. 

6. Malware

Secara umum, malware terdiri dari beragam jenis, ada virus, trojan horse, adware, worm, browser hijacker, dan lain sebagainya.

7. Spamming

Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias “sampah”. Meski demikian, banyak yang terkena dan menjadi korbannya. Yang paling banyak adalah pengiriman e-mail dapat hadiah, lotere, atau orang yang mengaku punya rekening di bank di Afrika atau Timur Tengah, minta bantuan netters untuk mencairkan, dengan janji bagi hasil.

8. Insider Threat

Insider Threat atau ancaman dari dalamselama ini banyak perusahaan menganggap cybercrime selalu datang dari luar, padahal cybercrime bisa saja terjadi dari dalam. Karyawan sebuah perusahaan bisa memanfaatkan data rahasia perusahaannya untuk mencari uang atau balas dendam

9. Identity Theft 

Merupakan  jenis cyber crime berupa aksi pencurian identitas. Pelaku identity theft akan melakukan teknik peretasan pada website korban. Mereka akan mengakses server website untuk mendapatkan informasi pribadi yang tersimpan. 

Identity theft akan cenderung menyasar toko online, website membership dan jenis website lain yang menggunakan data pelanggan dalam proses layanannya. 

10. Serangan DDoS

DDoS attacks adalah aksi cyber crime dengan target serangan ke server. Caranya, dengan membuat traffic sebuah server terlalu tinggi sampai tidak bisa mengatasi permintaan akses dari pengguna. 

Aksi DDoS berupaya membuat server website down, sehingga pengunjung tidak bisa mengaksesnya. Bisa dibayangkan bagaimana jika hal ini terjadi pada toko online Anda? Tentu sangat merugikan, ya? 


Stay cool in www.bangkukuliah.com